DIREKSI

BOD - Pak Adrian

ADRIAN SUHERMAN

Presiden Direktur

 

Adrian Suherman menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2018. Penunjukan ini dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 136, tanggal 29 April 2019, dibuat di hadapan Notaris Sriwi Bawana Nawaksari, S.H. M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang.

 

Beliau mengawali karirnya pada tahun 1995, memimpin pengembangan produk, strategi, dan operasi untuk perusahaan-perusahaan perangkat lunak global termasuk Oracle dan Sun Microsystems di Silicon Valley. Setelah bertugas di Amerika Serikat, beliau kembali ke Indonesia sebagai manajer untuk firma konsultan manajemen top-tier A.T. Kearney (2007 – 2010) dan berhasil mendirikan perusahaan startup Dealkeren (akhirnya dijual ke Livingsocial), perusahaan e-commerce yang paling cepat berkembang dan paling signifikan di Indonesia (2010 – 2012). Beliau kemudian bergabung kembali dengan dunia korporat melalui Telkomsel sebagai Wakil Presiden (2012 – 2014) dan membuka jalan bagi Telkomsel untuk menjadi pemain penting dalam periklanan mobile Indonesia. Sebagai seorang wirausahawan, beliau mendirikan startup lain yang sukses, aCommerce (2014 – 2015), sebelum menerima jabatan sebagai CEO di OVO (PT Visionet Internasional) (2016 – 2019). Selain di Perseroan, saat ini beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Matahari Putra Prima Tbk (sejak 2019) dan Presiden Komisaris di PT Multipolar Technology Tbk (sejak 2017).

 

Beliau adalah warga negara Indonesia, berusia 46 tahun pada tanggal 31 Desember 2019. Beliau meraih gelar MBA dalam Strategi dan Operasional Korporasi dari European Institute for Business Administration (INSEAD) pada 2006. Beliau juga meraih gelar Master of Science di bidang Teknik Elektro dari Stanford University, Amerika Serikat (1997), dan gelar Bachelor of Science di bidang Computer Engineering dari University of Arizona, Amerika Serikat (1995).

BOD - Pak Rudy

RUDY RAMAWY

Wakil Presiden Direktur

 

Rudy Rawawy menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2018. Pengangkatannya dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham Umum Tahunan No. 136, tanggal 29 April 2019, dibuat di hadapan Notaris Sriwi Bawana Nawaksari, S.H. M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang.

 

Beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di berbagai industri, seperti Procter & Gamble (1994), Sony Music (1997 – 1999, 2002 – 2005), Warner (1999 – 2002), RCTI/MNC Group (2008- 2011). Jabatan yang terutama adalah ketika beliau menjadi Country Director di Google Indonesia dari 2012 hingga 2015, dimana beliau membuka jalan agar kehadiran Google di masyarakat semakin kuat sehingga pertumbuhan Google semakin pesat di Indonesia. Beliau memimpin kegiatan operasional Google, serta meluncurkan YouTube Indonesia dan Google Maps Street View. Beliau juga merupakan Pendiri dan Managing Partner dari Venturra Capital, perusahaan yang beliau dirikan pada 2015 yang berinvestasi dalam teknologi tahap awal/pertumbuhan di seluruh wilayah. Posisi lain yang juga dijabat beliau termasuk Komisaris di Ruangguru (sejak 2015), Sociolla (sejak 2015), dan OVO (sejak 2016). Di luar aktivitas sehari-harinya, beliau berperan aktif sebagai sukarelawan dan mentor dalam pengembangan masyarakat. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris di PT Matahari Putra Prima Tbk (sejak 2018) dan PT Matahari Department Store Tbk (sejak 2018).

 

Beliau adalah warga negara Indonesia, berusia 48 tahun pada tanggal 31 Desember 2019, meraih gelar sarjana Teknik Kimia dari University of California di Berkeley, Amerika Serikat.

BOD - Pak Agus

AGUS ARISMUNANDAR

Direktur

 

Agus Arismunandar menjabat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2018. Penunjukan ini dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 136, tanggal 29 April 2019, dibuat di hadapan Notaris Sriwi Bawana Nawaksari, S.H. M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang.

 

Beliau mengawali karirnya di Lippo Group pada 2006 ketika bergabung dengan PT Matahari Department Store Tbk, dengan Head of Marketing & Promotion sebagai jabatan terakhirnya. Pada 2013 beliau bergabung dengan Perseroan sebagai Head of Investor Relations, lalu sejak 2019 beliau menjabat sebagai anggota Direksi dan menempati beberapa posisi di anak-anak usaha Perseroan.

 

Beliau adalah warga negara Indonesia, berusia 54 tahun pada 31 Desember 2019. Beliau memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Electrical Engineering pada tahun 1988 dari California State University di Long Beach, Amerika Serikat dan gelar Master of Business Administration di bidang Marketing dan IT pada tahun 1991 dari University of California di Davis, Amerika Serikat.

Fendi Santoso

FENDI SANTOSO

Direktur

 

Fendi Santoso menjabat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2019. Penunjukan ini dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 68, tanggal 12 Juni 2020, dibuat di hadapan Notaris Sriwi Bawana Nawaksari, S.H. M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang.

 

Beliau memiliki pengalaman selama 19 tahun dalam bidang private equity dan korporasi. Sebelum di Perseroan, beliau menjabat sebagai CFO di PT Matahari Putra Prima Tbk. Beliau juga menghabiskan 4 tahun di The Abraaj Group sebagai Direktur Grup yang membawahi beragam investasi di Asia Tenggara dan 5 tahun di Northstar Group – perusahaan private equity yang berfokus pada negara-negara di Asia Tenggara, dimana beliau terlibat dalam beberapa transaksi di sektor-sektor yang beragam, termasuk beberapa jasa keuangan dan bisnis-bisnis yang terlibat langsung dengan konsumen. Sebelumnya, beliau pernah menduduki beberapa posisi di Jardine Group, termasuk Astra International, Jardine Motors Group, Jardine Matheson, dan Federal International Finance.

 

Beliau adalah warga negara Indonesia, berusia 40 tahun pada 31 Desember 2019.

Direksi adalah salah satu organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.

KOMPOSISI DIREKSI

 

Anggaran Dasar Perseroan menyatakan bahwa Direksi terdiri dari setidaknya 3 (tiga) orang anggota, yaitu salah satu bertindak sebagai Presiden Direktur, dan seorang lagi berperan sebagai Wakil Presiden Direktur, jika diperlukan, serta wajib memenuhi jumlah Direktur Independen dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ POJK.4/2014 tanggal 8 Desember 2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 33”) dan Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A, Lampiran Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00001/BEI/01-2014 dikeluarkan tanggal 20 Januari 2014 dan diberlakukan per tanggal 30 Januari 2014 mengenai Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat (“Peraturan BEI No. I-A”), Perseroan wajib memiliki paling kurang 1 (satu) orang menjadi Direktur Independen. Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk masa jabatan selama 1 (satu) periode yaitu terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham yang mengangkat anggota Direksi tersebut sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ketiga setelah pengangkatannya tanpa mengurangi hak dari para pemegang saham untuk memberhentikan anggota Direksi sewaktu-waktu. Masa jabatan anggota Direksi akan berakhir jika yang bersangkutan mengundurkan diri, tidak lagi memenuhi persyaratan, meninggal dunia atau diberhentikan sesuai keputusan RUPS.

DIREKTUR INDEPENDEN

 

Dalam Peraturan BEI No. I-A bahwa Perusahaan Tercatat wajib memiliki Direktur Independen paling kurang 1 (satu) orang dari jajaran anggota Direksi yang dapat dipilih terlebih dahulu melalui RUPS sebelum Pencatatan dan mulai efektif bertindak setelah saham perusahaan tersebut tercatat.

 

Seorang Direktur Independen wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:

grey dot  Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pengendali Perseroan paling kurang selama 6 (enam) bulan

    sebelum penunjukan sebagai Direktur Independen;

grey dot  Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris atau Direksi lainnya;

grey dot  Tidak bekerja rangkap sebagai anggota Direksi pada perusahaan lain;

grey dot  Tidak menjadi Orang Dalam pada lembaga atau profesi penunjang pasar modal yang jasanya digunakan oleh

    Perseroan selama 6 (enam) bulan sebelum penunjukan sebagai Direktur.

PEDOMAN DIREKSI

 

Direksi Perseroan telah menyusun Piagam Direksi pada tanggal 1 Desember 2015 (“Piagam Direksi”). Di dalam Piagam Direksi berisi antara lain tugas, tanggung jawab, wewenang, kebijakan rapat, pelaporan dan pertanggungjawaban. Piagam Direksi disusun berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TUGAS, TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG DIREKSI

 

Di dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”), POJK 33 dan Anggaran Dasar, Perseroan mengatur tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi.

 

Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian dalam menjalankan tugasnya dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi antara lain:

grey dot  Memimpin dan mengurus Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;

grey dot  Memelihara dan mengurus kekayaan Perseroan;

grey dot  Wajib menerapkan manajemen risiko dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance

    pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;

grey dot  Menetapkan susunan organisasi dan tata kerja Perseroan serta dalam rangka mendukung efektivitas,

    Direksi dapat membentuk komite dan wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite setiap akhir tahun buku;

grey dot  Menyusun rencana kerja tahunan dan wajib disampaikan ke Dewan Komisaris

    untuk memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris;

grey dot  Berwenang untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan,

    sesuai dengan kebijakan dan Anggaran Dasar Perseroan; dan

grey dot  Wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada para pemegang saham

    dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

 

Setiap anggota Direksi bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan tugasnya. Anggota Direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian Perseroan apabila dapat membuktikan:

grey dot  Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya;

grey dot  Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian

    untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;

grey dot  Tidak memiliki benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung

    atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan kerugian Perseroan; dan

grey dot  Telah mengambil tindakan pencegahan atas kerugian tersebut.

RAPAT DIREKSI

 

Dalam POJK 33 dan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Rapat Direksi dinyatakan sah dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila lebih dari ½ (satu per dua) jumlah anggota yang hadir atau diwakili secara sah dalam Rapat. Keputusan Rapat harus diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat. Apabila suara yang setuju dan tidak setuju berimbang maka keputusan akan diambil oleh Ketua Rapat.

Pengungkapan Afiliasi antara Anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Mayoritas dan/atau Pengendali