DIREKSI

BOD - Pak Adrian

ADRIAN SUHERMAN

Presiden Direktur

 

Warga negara Indonesia. Per 31 Desember 2018, berusia 45 tahun.

 

Beliau memulai karir profesional pada tahun 1997 di Sun Microsystem, Inc. Selama periode 1998-2005, beliau bergabung sebagai Group Manager di ORACLE Corporation. Beliau kembali ke Indonesia dan melanjutkan karir professional di PT A.T. Kearney (2007-2010) dan sebagai Managing Director di Living Social (2010-2012). Beliau pernah menjabat beberapa posisi penting sebagai Vice President di PT Telkomsel (2012-2014); CEO di PT aCommerce Logistik Lestari (2014-2015). Beberapa jabatan penting lainnya sampai saat ini termasuk Komisaris di PT Solusi Ecommerce Global, Presiden Direktur PT Visionet International (sejak 2016) serta CEO OVO (sejak 2015).

 

Beliau memperoleh gelar Bachelor of Science dalam bidang Computer Engineering dari University of Arizona, USA pada tahun 1995; Master of Science dalam bidang Electrical Engineering dari Stanford University, USA pada tahun 1997, dan Master of Business Administration dalam bidang Corporate Strategy and Operations Management dari European Institute for Business Administration (INSEAD) pada tahun 2006.

BOD - Pak Rudy

RUDY RAMAWY

Wakil Presiden Direktur

 

Warga negara Indonesia. Per 31 Desember 2018, berusia 47 tahun.

 

Beliau memiliki 20 tahun pengalaman dalam kepemimpinan di beragam industri yang berhubungan dengan konsumen: FMCG (dengan Procter & Gamble di tahun 1994), Media Konten (Warner di tahun 1999-2002 dan Sony Music 1997-1999 dan 2002-2005), dan Media (dengan RCTI/Grup MNC pada tahun 2008-2011). Dalam kurun waktu 2012-2015. Beliau menjabat sebagai Country Director Google Indonesia, di mana ia memulai dan memimpin kegiatan operasional Google di Indonesia, membangun pertumbuhan yang pesat, termasuk meluncurkan YouTube Indonesia dan Google Maps Street View. Beliau juga merupakan Pendiri dan Managing Partner Venturra Capital (2015-sekarang), serta menjabat sebagai Komisaris di OVO (2016-sekarang), Ruangguru (2015-sekarang), Sociolla (2015-sekarang). Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Matahari Department Store Tbk dan Komisaris Independen PT Matahari Putra Prima Tbk. Beliau juga aktif dalam pengembangan masyarakat sebagai sukarelawan dan pembimbing.

 

Beliau meraih gelar sarjana Teknik Kimia dari University of California di Berkeley, Amerika Serikat (1994).

BOD - Pak Lukman full

LUKMAN DJAJA

Direktur

 

Warga negara Indonesia. Per 31 Desember 2018, berusia berusia 71 tahun.

 

Beliau menjabat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun buku 2017 yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Sebagian Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 73 tanggal 28 Mei 2018, dibuat di hadapan Notaris Sriwi Bawana Nawaksari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang.

 

Beliau mengawali karir di PT Chemin Phonix sebagai Accounting Assistant tahun 1972 hingga 1973. Kemudian Di PT Serba Motor dari tahun 1973 sampai 1984, di PT Bank Central Asia, New York Office Branch, USA di bidang Finance, Accounting, dan Credit Analisis tahun 1987 sampai 1988, dan tahun 1989 di PT Bank Central Asia Head Office sebagai Project Manager for developing new product Visa Traveller Cheque, dan sebagai Head Payment Product Center hingga 1994, dan sebagai Head Division of Retail Banking tahun 1995.

 

Sejak April 1995 sampai dengan Februari 1997, beliau bergabung dengan PT Multipolar Lokasindo sebagai Manager for Construction store and Operation untuk merek JC Penney USA and Wallmart store Jakarta. Beliau kemudian bergabung dengan PT Bank Lippo Tbk sebagai General Affair Group Head pada tahun 2001 dan sebagai Group Head of Human Resources sampai 2004.

 

Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Finance dan Project Control di PT Cibubur Utama (Mal Cibubur Junction) sampai 2006 dan sebagai Direktur Finance, Tax, Accounting di PT Multimedia Interaksi Utama dan sebagai Presiden Direktur PT Multi Prima Sejahtera Tbk (2017–sekarang).

 

Beliau menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia pada tahun 1978. Kemudian beliau meneruskan pendidikan di Western Illinois University, USA dan meraih gelar Master Bisnis Administrasi (MBA) pada tahun 1987.

BOD - Pak Agus

AGUS ARISMUNANDAR

Direktur

 

Warga negara Indonesia. Per 31 Desember 2018, berusia 53 tahun.

 

Beliau memulai karier profesionalnya di PT Matahari Department Store Tbk (2006 – 2009) dengan posisi terakhir sebagai Head of Marketing & Promotion. Kemudian Beliau menempati posisi Head of Investor Relations di PT Multipolar Tbk (2013 – sekarang) dan posisi sebagai anggota Direksi di beberapa anak usaha PT Multipolar Tbk (2014 – sekarang).

 

Beliau meraih gelar BSc. dalam bidang Electrical Engineering dari California State University at Long Beach (1988) dan MBA dari University of California at Davis, Amerika Serikat (1991).

Direksi adalah salah satu organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.

KOMPOSISI DIREKSI

 

Anggaran Dasar Perseroan menyatakan bahwa Direksi terdiri dari setidaknya 3 (tiga) orang anggota, yaitu salah satu bertindak sebagai Presiden Direktur, dan seorang lagi berperan sebagai Wakil Presiden Direktur, jika diperlukan, serta wajib memenuhi jumlah Direktur Independen dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ POJK.4/2014 tanggal 8 Desember 2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 33”) dan Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A, Lampiran Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00001/BEI/01-2014 dikeluarkan tanggal 20 Januari 2014 dan diberlakukan per tanggal 30 Januari 2014 mengenai Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat (“Peraturan BEI No. I-A”), Perseroan wajib memiliki paling kurang 1 (satu) orang menjadi Direktur Independen. Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk masa jabatan selama 1 (satu) periode yaitu terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham yang mengangkat anggota Direksi tersebut sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ketiga setelah pengangkatannya tanpa mengurangi hak dari para pemegang saham untuk memberhentikan anggota Direksi sewaktu-waktu. Masa jabatan anggota Direksi akan berakhir jika yang bersangkutan mengundurkan diri, tidak lagi memenuhi persyaratan, meninggal dunia atau diberhentikan sesuai keputusan RUPS.

DIREKTUR INDEPENDEN

 

Dalam Peraturan BEI No. I-A bahwa Perusahaan Tercatat wajib memiliki Direktur Independen paling kurang 1 (satu) orang dari jajaran anggota Direksi yang dapat dipilih terlebih dahulu melalui RUPS sebelum Pencatatan dan mulai efektif bertindak setelah saham perusahaan tersebut tercatat.

 

Seorang Direktur Independen wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:

grey dot  Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pengendali Perseroan paling kurang selama 6 (enam) bulan

    sebelum penunjukan sebagai Direktur Independen;

grey dot  Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris atau Direksi lainnya;

grey dot  Tidak bekerja rangkap sebagai anggota Direksi pada perusahaan lain;

grey dot  Tidak menjadi Orang Dalam pada lembaga atau profesi penunjang pasar modal yang jasanya digunakan oleh

    Perseroan selama 6 (enam) bulan sebelum penunjukan sebagai Direktur.

PEDOMAN DIREKSI

 

Direksi Perseroan telah menyusun Piagam Direksi pada tanggal 1 Desember 2015 (“Piagam Direksi”). Di dalam Piagam Direksi berisi antara lain tugas, tanggung jawab, wewenang, kebijakan rapat, pelaporan dan pertanggungjawaban. Piagam Direksi disusun berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TUGAS, TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG DIREKSI

 

Di dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”), POJK 33 dan Anggaran Dasar, Perseroan mengatur tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi.

 

Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian dalam menjalankan tugasnya dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi antara lain:

grey dot  Memimpin dan mengurus Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;

grey dot  Memelihara dan mengurus kekayaan Perseroan;

grey dot  Wajib menerapkan manajemen risiko dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance

    pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;

grey dot  Menetapkan susunan organisasi dan tata kerja Perseroan serta dalam rangka mendukung efektivitas,

    Direksi dapat membentuk komite dan wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite setiap akhir tahun buku;

grey dot  Menyusun rencana kerja tahunan dan wajib disampaikan ke Dewan Komisaris

    untuk memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris;

grey dot  Berwenang untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan,

    sesuai dengan kebijakan dan Anggaran Dasar Perseroan; dan

grey dot  Wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada para pemegang saham

    dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

 

Setiap anggota Direksi bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan tugasnya. Anggota Direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian Perseroan apabila dapat membuktikan:

grey dot  Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya;

grey dot  Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian

    untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;

grey dot  Tidak memiliki benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung

    atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan kerugian Perseroan; dan

grey dot  Telah mengambil tindakan pencegahan atas kerugian tersebut.

RAPAT DIREKSI

 

Dalam POJK 33 dan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Rapat Direksi dinyatakan sah dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila lebih dari ½ (satu per dua) jumlah anggota yang hadir atau diwakili secara sah dalam Rapat. Keputusan Rapat harus diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah suara yang dikeluarkan secara sah dalam Rapat. Apabila suara yang setuju dan tidak setuju berimbang maka keputusan akan diambil oleh Ketua Rapat.